Komunitas SAD Dapatkan Bantuan Kurban Dari BI Jambi

Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi melalui program HERBI (Hewan Kurban Bank Indonesia) menyerahkan seekor sapi kurban kepada komunitas Suku Anak Dalam di Desa Dwi Karya Bakti, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Jumat 14 Juni 2024. Suku Anak Dalam, atau yang juga dikenal sebagai Orang Rimba, adalah salah satu kelompok masyarakat adat yang tinggal di wilayah Jambi yang hidup secara nomaden di hutan-hutan.

Penyerahan bantuan kurban dilakukan secara langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Warsono, kepada CEO Pundi Sumatra. Sapi kurban yang diberikan kepada komunitas Suku Anak Dalam ini adalah hasil pemberian dari Ibu Malis Naini Sri Mey Yanti, yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola di Kantor Pusat Bank Indonesia.

Program HERBI (Hewan Kurban Bank Indonesia) merupakan salah satu inisiatif sosial dari Bank Indonesia yang bertujuan untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah-daerah terpencil dan terisolasi. Program ini tidak hanya bertujuan untuk mendistribusikan daging kurban tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antara Bank Indonesia dengan masyarakat. Harapannya, melalui program HERBI ini, masyarakat penerima bantuan, termasuk komunitas Suku Anak Dalam, dapat merasakan manfaat nyata dari kegiatan ini dan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

Pemilihan Suku Anak Dalam sebagai penerima bantuan HERBI bukanlah tanpa alasan. Komunitas ini berada di wilayah yang termasuk dalam kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) dan sering kali kurang mendapatkan perhatian serta akses terhadap berbagai bantuan dan fasilitas. Dengan memberikan bantuan kepada komunitas ini, Bank Indonesia berharap dapat memberikan kontribusi yang merata di kalangan masyarakat umum maupun masyarakat adat.

Pelaksanaan penyembelihan kurban dilaksanakan pada hari kedua Idul Adha, tepatnya pada 18 Juni, di permukiman komunitas Suku Anak Dalam di Desa Dwi Karya Bakti. Kegiatan ini juga melibatkan seluruh warga Kampung Pasir Putih sebagai penerima daging kurban. Acara berlangsung dari pukul 8 pagi hingga pukul 10 siang dan melibatkan kader Suku Anak Dalam serta warga desa. Total penerima daging kurban adalah sebanyak kurang lebih 65 kepala keluarga (KK). Pelibatan komunitas dan warga desa dalam aktivitas sosial ini merupakan salah satu upaya yang terus didorong oleh Pundi Sumatra dengan bantuan Kemitraan Partnership untuk menciptakan ruang hidup yang inklusif.

Selain memberikan bantuan kurban, Bank Indonesia juga akan menyerahkan bantuan perlengkapan untuk mushola komunitas Suku Anak Dalam. Bantuan tersebut berupa lemari, sound system, microphone, kipas angin, serta peralatan sholat. Bantuan ini akan dibagikan dalam rangka peringatan 1 Muharam 1446H.
Kepala KPw BI Jambi, Warsono, menyampaikan bahwa pemberian kurban serta bantuan perlengkapan ini merupakan bentuk kepedulian dari Pegawai Bank Indonesia kepada masyarakat yang berada di wilayah 3T, khususnya warga Suku Anak Dalam. “Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan memberikan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita di Suku Anak Dalam,” ujar Warsono.

Tumenggung Hari, selaku ketua kelompok Suku Anak Dalam tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya atas pemberian kurban oleh BI Jambi. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Bank Indonesia. Ini sangat berarti bagi kami, dan kami merasa diperhatikan,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.

Program HERBI ini tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk daging kurban, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat hubungan sosial antara Bank Indonesia dan masyarakat adat. Hal ini juga menunjukkan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil, memastikan bahwa bantuan sosial dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Penulis :

PUNDI SUMATRA